PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau sering dikenal dengan Pelindo II adalah Badan Usaha Milik Negara yang bergerak dibidang logistik, secara spesifik pada pengelolaan dan pengembangan pelabuhan. Saat ini, Pelindo 2 telah mengoperasikan 12 Pelabuhan yang terletak di 10 Provinsi Indonesia. Dari Sumatera Barat hingga Jawa Barat, Pelindo 2 menjadi salah satu BUMN strategis dimana seluruh pelabuhan yang dikelola memiliki posisi yang signifikan dalam keterhubungan jaringan perdagangan internasional berbasis transportasi laut. Perusahaan yang dibentuk oleh Pemerintah sejak tahun 1960 ini telah berubah status usaha dari PN sejak pendiriannya berlanjut menjadi Perum pada tahun 1983 dan akhirnya menjadi Perseroan Terbatas pada tahun 1992. Perubahan status usaha itu tak lepas dari gegap gempitanya pelindo 2 untuk menjalankan fungsinya sebagai pelaksana teknis kegiatan logistik dibidang kepelabuhanan, yaitu membangun Pelabuhan terbesar di Indonesia, Tanjung Priok. Pencapaian sukses pernah diraih perusahaan ini sebagai The Best Port Practices in Asia-Pacific Region pada Tahun 1980an. Namun, tidak lepas juga akibat tidak adanya perkembangan signifikan dalam kegiatannya membuat Pelindo tertinggal dan terkucil. Meski cukup ironis untuk diketahui, Pelindo 2 tidak malu untuk menghadapi perubahan dan bergerak bersama dengan perubahan dengan berubah. Kawasan pelabuhan diperluas, fasilitas pelabuhan diperbarui dan tata kelola manajemen perusahaan dirombak total untuk menciptakan gerak usaha yang lebih adaptabel, resilien dan progresif dalam perkembangannya sebagai pengelola pintu perdagangan Indonesia. Kini, setelah menjalani serangkaian penataan, revitalisasi dan transformasi, Pelindo 2 hadir menjadi pengelola dan pengembang kegiatan logistik, tidak hanya sekadar pelabuhan tetapi juga berbagai usaha yang terkait dengan logistik sebagai energi perdagangan Indonesia.
Saat ini perusahaan kembali membuka kesempatan berkarir sebagai :
Pandu (Pilot Service)
Kriteria :
- Usia minimal 30 tahun dan maksimal 39 tahun per 31 Desember 2018.
- Memiliki sertifikat keahlian pelaut minimal ANT-III (ANT II dan I diutamakan).
- Masa berlayar sebagai Mualim Kapal 1000 GT (diutamakan Nakhoda) minimal 3 (tiga) tahun.
- Sehat jasmani, rohani dan bebas Narkoba.
- Tinggi badan minimal 160 cm.
- Mampu berkomunikasi dalam bahasa inggris baik lisan maupun tulisan.
- Memiliki kemapuan dasar berenang.
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah kerja Perusahaan.
- Bersedia menjalani ikatan dinas dengan Perusahaan.
- Bersedia mengikuti Diklat Calon Pandu oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (bagi yang belum memiliki ijazah Dilat Pandu).
Cara Melamar :
- Registrasi diri ke: https://ipc.e-seleksi.com
- Masukkan e-mail dan nomor telepon yang aktif.
- Menerima e-mail konfirmasi dari website e-seleksi.
- Melakukan apply lowongan pada website e-seleksi dan meng-upload berkas lamaran sebagai berikut:
- Softcopy pas foto terbaru dan berwarna dilampirkan dikolom foto pada bagian resume/CV;
- Scan KTP yang masih berlaku;
- Scan Certificate of Competency dan Certificate of Proficiency sesuai dengan amandemen Manila 2010 (legalisir);
- Scan buku pelaut;
- Scan sertifikat pandu (bagi yang memiliki);
- Scan sertifikat pengukuhan pandu (bagi yang memiliki);
Pastikan anda mengikuti perkembangan terkait proses seleksi melalui e-mail maupun website e-seleksi.
Jika terjadi kendala dalam registrasi online dapat menghubungi nomor :
021-6519043
atau email
callcenter.recruitment@indonesiaport.co.id
Pelaksanaan teks dilakukan Jakarta atas biaya sendiri
Seluruh tahapan pelaksanaan tes tidak dipungut biaya apapun
Apply lowongan hanya dapat dilakukan mulai tanggal 12 s.d 26 November 2018
info lanjut :
website : www.indonesiaport.co.id
Twitter : @indonesiaport
IG : @indonesiaportcorp
FB : @IndonesiaPort
Youtube : Pelabuhan Indonesia II/IPC

No comments:
Post a Comment